Pada hari Sabtu-Minggu, 15 – 16 Nopember 2008, KPPUO Jemaat Rungkut disertai beberapa muda-mudi berkunjung ke GKJW Jemaat Wlingi dalam rangka tindak lanjut kegiatan kemitraan. Seperti pernah diwartakan dalam Warta Gereja, beberapa warga di GKJW Wlingi, Pepanthan Tulungrejo dan Punthukrejo membutuhkan bantuan modal untuk meningkatkan ekonomi mereka. Kita telah memberikan bantuan sesuai dengan proposal mereka, yang diwujudkan dalam bantuan bergulir yang dikelola oleh Majelis dan warga GKJW Wlingi berupa kambing, usaha kayu bakar dan tempe.
Kambing-kambing itu telah beranak, dan cempe-cempe tersebut harus diserahkan ke GKJW Jemaat Wlingi untuk digulirkan kepada warga lain. Namun cempe-cempe tersebut jantan, jadi harus ditukar dengan yang betina dahulu sebelum digulirkan ke warga lain. Usaha kayu bakar juga sudah maju, demikian juga usaha tempe. Warga yang mengusakan tempe, saat ini setiap hari sudah bisa mengolah 60 kg kedele, pada hari-hari tertentu atas pesanan bisa mencapai 120 kg kedelai. Walaupun disana juga sudah ada pedagang tempe, ternyata usaha warga GKJW bisa menembus pasar.
Usaha warga di Putukrejo, selain kambing selain kambing juga memelihara ikan nila, harapannya 4 bulan lagi mereka akan panen ikan nila. Itulah sekelumit kesukaan yang kita terima dari kegiatan kemitraan warga GKJW Jemaat Rungkut dengan warga GJW Jemaat Wlingi.
Archive for December, 2008
Kemitraan dengan GKJW Jemaat Wlingi
Posted by gkjwrungkut on December 8, 2008
Posted in Uncategorized | Tagged: gkjw rungkut, GKJW Wlingi, Kemitraan | Leave a Comment »